TBC memiliki spektrum dari infeksi laten (tanpa gejala) hingga penyakit aktif yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Memahami fase membantu deteksi dini dan intervensi yang tepat.
Terpapar bakteri TBC namun sistem imun menahan infeksi; pasien tidak menular dan tidak memiliki gejala. Skrining dan pencegahan pada kontak erat dapat direkomendasikan.
Pasien menunjukkan gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, keringat malam, dan penurunan berat badan. Penyakit aktif dapat menular dan memerlukan pemeriksaan serta pengobatan antituberkulosis.
Pengobatan TBC biasanya berlangsung 6 bulan atau lebih dengan kombinasi obat. Kepatuhan pada rejimen, pemantauan efek samping, dan dukungan nutrisi penting untuk kesembuhan.
Pemantauan oleh tenaga kesehatan selama pengobatan dan pemeriksaan ulang (kontrol dahak, rontgen) diperlukan untuk memastikan respons terapi.