Tuberkulosis (TBC) adalah infeksi yang paling sering mengenai paru-paru (TBC pulmonal) dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Mengenali gejala awal penting agar pemeriksaan dan pengobatan dapat dimulai lebih cepat. Berikut 10 gejala awal TBC yang umum ditemui:
Batuk produktif yang tidak kunjung sembuh selama ≥2 minggu adalah tanda penting TBC paru.
Batuk dengan dahak berdarah (hemoptisis) harus segera dievaluasi oleh tenaga kesehatan.
Demam yang muncul terutama pada malam hari dan bisa bersifat berkepanjangan.
Keringat malam yang berlebihan tanpa aktivitas fisik dapat menjadi gejala TBC sistemik.
Penurunan berat badan yang signifikan sering terjadi karena infeksi kronis.
Penurunan nafsu makan yang berlangsung lama dapat mengiringi gejala TBC.
Perasaan letih yang persisten meski istirahat dapat terjadi pada penderita TBC.
Jika TBC paru semakin berat, pasien mungkin merasakan sesak atau nyeri dada.
Bunyi napas abnormal atau batuk yang tak henti-henti perlu pemeriksaan lanjutan.
Seperti malaise, penurunan fungsi sehari-hari, dan pembengkakan kelenjar getah bening pada beberapa kasus non-pulmonal.
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami batuk berkepanjangan (≥2 minggu) atau gejala lain di atas, segera periksakan ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan bisa mencakup pemeriksaan dahak (mikroskopi, GeneXpert/MTB/RIF), foto rontgen dada, dan tes kulit tuberkulin atau tes darah tergantung indikasi. Pengobatan dini dan kepatuhan pada regimen obat antituberkulosis adalah kunci keberhasilan terapi.